Menata Asa dari Sumberahayu: BUMKal Dievaluasi, Ketahanan Pangan Dipacu

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SLEMAN — Pagi yang tenang di Kalurahan Sumberahayu, Kapanewon Moyudan, Rabu (14/1/2025), menjadi saksi upaya serius pemerintah daerah dalam memastikan Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) berjalan pada rel yang benar. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap pengelolaan BUMKal Sumberahayu, dengan fokus utama pada penyertaan modal Dana Desa dan pengembangan unit usaha ketahanan pangan.

Kegiatan Monev dilakukan secara sederhana tanpa seremoni, mengedepankan dialog langsung dan peninjauan faktual di lapangan. Tim Monev menelaah administrasi, legalitas, sekaligus progres unit usaha yang dijalankan BUMKal, termasuk Unit Usaha Ketahanan Pangan (Ketapang) dan Pasar Desa Jomblang.

Ketua Tim Monev, Siska Wulandari, S.Kom., MM, menegaskan bahwa monitoring ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya memastikan Dana Desa benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Monev ini kami lakukan untuk melihat secara langsung bagaimana Dana Desa dimanfaatkan melalui BUMKal, khususnya pada Unit Ketahanan Pangan. Pendekatannya kami buat lebih dialogis, agar persoalan di lapangan bisa segera ditemukan dan dicarikan solusi,” ujar Siska Wulandari di sela kegiatan.

Dalam pemaparannya, pengurus BUMKal menjelaskan bahwa penyertaan modal sebesar Rp250 juta untuk Unit Ketapang telah terealisasi. Saat ini kegiatan masih berada pada tahap awal berupa pembersihan lahan, dengan rencana pengembangan penanaman buah dan sayuran, pembangunan tiga unit greenhouse, hingga wisata edukasi pertanian yang diharapkan mampu menjadi sumber ekonomi baru bagi kalurahan.

Tak hanya sektor ketahanan pangan, perhatian juga tertuju pada Pasar Desa Jomblang, denyut ekonomi lama yang terus bertahan sejak dibangun pada 1961. Pasar ini kini dikelola BUMKal dan tetap hidup, terutama pada hari pasaran Jumat Pon dan Kliwon, bahkan semakin ramai saat bulan Ramadan dengan kehadiran pedagang lintas daerah.

Sementara itu, Agung Margandhi, SE, MM, selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Sleman, menekankan pentingnya penguatan administrasi sebagai fondasi keberlanjutan BUMKal.

“Secara umum dokumen BUMKal sudah tersedia, namun masih ada beberapa yang perlu dilengkapi, seperti pakta integritas pengurus. Administrasi yang rapi bukan sekadar formalitas, tapi menjadi penopang kepercayaan dan keberlanjutan usaha,” jelas Agung Margandhi.

Dari hasil diskusi, Tim Monev mendorong percepatan realisasi Unit Ketapang serta peningkatan koordinasi, termasuk membuka peluang pendampingan pihak ketiga dan studi tiru ke BUMKal yang telah sukses. Selain itu, disepakati pula rencana Musyawarah Kalurahan sebelum Maret untuk penyampaian laporan pertanggungjawaban BUMKal secara terintegrasi.

Monev ini ditutup dengan suasana optimistis. Pemerintah Kalurahan Sumberahayu menyambut baik masukan yang diberikan dan berharap pengelolaan BUMKal ke depan semakin kuat, tidak hanya sebagai unit usaha, tetapi juga sebagai ruang tumbuh harapan ekonomi warga.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Berita Terkait

Pemeringkatan BUM Desa 2026 Dorong Profesionalitas dan Kemandirian Ekonomi Desa
“BUMKal Arum Sembada Tunjukkan Arah Positif: Dari Rintisan Usaha Hingga Kontribusi Nyata untuk Kalurahan”
Gaspol Kembangkan Ketahanan Pangan, BUMKal Widodo Makaryo Bukukan Laba di Tahun Perdana
Transparansi BUMKal Sidokarto Diuji di Forum Publik, Dinas PMK Tekankan Akuntabilitas Pengelolaan
Transparansi Desa Menguat: BUMKal Usaha Mulia Margomulyo Sampaikan Pertanggungjawaban di Forum Muskal
BUMNag Lumbuang Pintar Duo Koto Bukukan Laba Rp32 Juta, Siapkan Pengembangan Usaha hingga Wisata Linggai
Bumkalma Mlati Adi Sejahtera LKD Bukukan Surplus Rp234 Juta, MAK Tutup Buku 2025 Tegaskan Komitmen Transparansi
Kemendesa PDTT Sosialisasikan SOP Helpdesk Pendaftaran Badan Hukum BUM Desa
Berita ini 41 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 21:20 WIB

Pemeringkatan BUM Desa 2026 Dorong Profesionalitas dan Kemandirian Ekonomi Desa

Rabu, 1 April 2026 - 22:50 WIB

“BUMKal Arum Sembada Tunjukkan Arah Positif: Dari Rintisan Usaha Hingga Kontribusi Nyata untuk Kalurahan”

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:14 WIB

Transparansi BUMKal Sidokarto Diuji di Forum Publik, Dinas PMK Tekankan Akuntabilitas Pengelolaan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:25 WIB

Transparansi Desa Menguat: BUMKal Usaha Mulia Margomulyo Sampaikan Pertanggungjawaban di Forum Muskal

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:58 WIB

BUMNag Lumbuang Pintar Duo Koto Bukukan Laba Rp32 Juta, Siapkan Pengembangan Usaha hingga Wisata Linggai

Berita Terbaru