Pemeringkatan BUM Desa 2026 Dorong Profesionalitas dan Kemandirian Ekonomi Desa

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman – Upaya meningkatkan kualitas tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) terus diperkuat melalui pelaksanaan pemeringkatan BUM Desa tahun 2026. Program ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong BUM Desa agar lebih profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Pemeringkatan BUM Desa dilakukan secara sistematis melalui pengisian data berbasis digital yang mencakup tujuh aspek utama penilaian, yakni kelembagaan, manajemen, usaha, kemitraan, aset dan permodalan, administrasi keuangan, serta manfaat bagi desa dan masyarakat.

Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Sleman, Agung Margandhi, SE, MM, menegaskan bahwa pemeringkatan ini bukan sekadar penilaian administratif, melainkan instrumen penting untuk mendorong transformasi BUM Desa menjadi lembaga ekonomi desa yang kuat dan berdaya saing.

“Pemeringkatan ini menjadi alat ukur sekaligus peta kondisi riil BUM Desa. Dari sini kita bisa melihat sejauh mana kinerja, potensi, serta aspek yang perlu diperbaiki agar BUM Desa bisa berkembang lebih optimal,” ujar Agung.

Ia menjelaskan, proses pemeringkatan dimulai dari pengisian kuesioner oleh BUM Desa, kemudian diverifikasi oleh pendamping desa dan dilanjutkan ke tingkat kabupaten hingga pusat. Proses berjenjang ini bertujuan memastikan data yang disampaikan benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Agung, keterlibatan aktif pendamping desa menjadi kunci dalam memastikan kualitas data dan mendorong perbaikan berkelanjutan di tingkat desa.

“Pendamping desa tidak hanya memverifikasi, tetapi juga memberikan catatan perbaikan yang konstruktif. Ini penting agar BUM Desa terus belajar dan meningkatkan kualitas pengelolaannya,” tambahnya.

Hasil pemeringkatan nantinya akan mengklasifikasikan BUM Desa ke dalam empat kategori, yakni Perintis, Pemula, Berkembang, dan Maju, berdasarkan skor yang diperoleh dari seluruh aspek penilaian. Klasifikasi ini menjadi indikator tingkat kemajuan sekaligus dasar pembinaan ke depan.

Lebih lanjut, Agung menekankan bahwa pemeringkatan juga memiliki dampak strategis dalam perencanaan kebijakan pembangunan desa, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Data pemeringkatan ini sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan. Pemerintah bisa lebih tepat dalam memberikan intervensi, baik berupa pendampingan, pelatihan, maupun dukungan program lainnya,” jelasnya.

Dengan adanya pemeringkatan BUM Desa tahun 2026, diharapkan seluruh BUM Desa di Kabupaten Sleman mampu meningkatkan kinerja usaha, memperkuat tata kelola, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Berita Terkait

Dinas PMK Sleman Perkuat Kapasitas BUMDes dan Pendamping Desa, Fokus Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan
BUM Desa Bukan Lagi Pelengkap, Kini Jadi Pilar Baru Penggerak Ekonomi Perdesaan
Dari Melon hingga Susu Kambing, Wisata Agro Sumberharjo Gerakkan Ekonomi Masyarakat
BUMDes Mitra Tirtomartani Tingkatkan Profesionalisme Pengelola Melalui Pelatihan Kelembagaan
Pengelola BUMDes hingga UMKM Tirtomartani Dibekali Strategi Pemasaran Modern
BUMKalma Sendang Sumunar LKD Bukukan Laba Rp 480 Juta, Dua Unit Usaha Resmi Dihentikan
Monev BUMKal Sari Mumpuni Sendangsari: Dorong Profesionalisme dan Penguatan Ekonomi Kalurahan
“BUMKal Arum Sembada Tunjukkan Arah Positif: Dari Rintisan Usaha Hingga Kontribusi Nyata untuk Kalurahan”
Berita ini 108 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:44 WIB

Dinas PMK Sleman Perkuat Kapasitas BUMDes dan Pendamping Desa, Fokus Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan

Senin, 18 Mei 2026 - 08:10 WIB

BUM Desa Bukan Lagi Pelengkap, Kini Jadi Pilar Baru Penggerak Ekonomi Perdesaan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:07 WIB

Dari Melon hingga Susu Kambing, Wisata Agro Sumberharjo Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:51 WIB

BUMDes Mitra Tirtomartani Tingkatkan Profesionalisme Pengelola Melalui Pelatihan Kelembagaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:36 WIB

Pengelola BUMDes hingga UMKM Tirtomartani Dibekali Strategi Pemasaran Modern

Berita Terbaru

Uncategorized

Pengetahuan Mengubah Pikiran, Tindakan Mengubah Kehidupan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:19 WIB

Uncategorized

Waktu Memiliki Cara Terbaiknya Sendiri

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:21 WIB

Uncategorized

“Saat Pikiran Menjadi Cermin Kehidupan”

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:25 WIB