Nagari Duo Koto, Kabupaten Agam : BUMNag Lumbuang Pintar Nagari Duo Koto kembali menunjukkan kinerja positif. Melalui Musyawarah Nagari Khusus Laporan Pertanggungjawaban Keuangan periode 31 Desember 2025, pengurus BUMNag memaparkan capaian usaha yang berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp32.756.477.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Nagari Duo Koto pada Senin, 2 Maret 2025. Musyawarah ini sekaligus menjadi forum evaluasi kinerja BUMNag serta penentuan arah pengembangan usaha ke depan. Pelaksanaan Kegiatan ini merupakan salah satu amanah PP 11 tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa, yang sekaligus merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi dalam BUMNag.
Sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat hadir dalam kegiatan ini. Di antaranya Camat Tanjung Raya, yang diwakili oleh Kasi PMN Randi Permana Putra, S.T., M.T., Wali Nagari Duo Koto beserta perangkat nagari, Ketua Bamus dan anggota, Tenaga Pendamping Profesional Kecamatan Tanjung Raya, pengurus dan pengawas BUMNag, lembaga nagari, serta tokoh masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan BUMNag menjadi perhatian bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi nagari.
Kinerja BUMNag Lumbuang Pintar Duo Koto Tahun 2025
Dalam laporan yang disampaikan pada musyawarah tersebut, Direktur BUMNag Lumbuang Pintar, Sudirman, S.E., menjelaskan bahwa sejumlah unit usaha masih berjalan aktif dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan BUMNag.
Saat ini BUMNag Lumbuang Pintar Nagari Duo Koto mengelola beberapa sektor usaha produktif. Di antaranya usaha penggemukan sapi, budidaya itik petelur, serta pembibitan ikan nila.
Menurut Sudirman, meskipun menghadapi berbagai tantangan usaha di lapangan, pengurus tetap berupaya menjaga keberlangsungan kegiatan ekonomi yang telah berjalan.
“Alhamdulillah, hingga akhir tahun 2025 BUMNag Lumbuang Pintar mampu membukukan laba bersih sebesar Rp32.756.477. Capaian ini menjadi hasil kerja bersama seluruh pengurus dan dukungan pemerintah nagari,” jelasnya.
Selain itu, pengurus juga terus melakukan evaluasi terhadap unit usaha yang ada agar pengelolaannya semakin efisien dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi nagari.
Baca Juga : BUMNag Lumbung Pintar Duo Koto, Model Ketahanan Pangan Berbasis Kemitraan Warga
Apresiasi Pemerintah Nagari Duo Koto
Sementara itu, Wali Nagari Duo Koto, H. Jendrial Dt. Tumbijo, menyampaikan apresiasi kepada pengurus BUMNag atas capaian yang berhasil diraih.
Menurutnya, laba yang diperoleh menunjukkan bahwa pengelolaan usaha nagari berjalan dengan baik dan tetap mampu bertahan di tengah berbagai tantangan ekonomi.
“Alhamdulillah, BUMNag Lumbuang Pintar terus menunjukkan perkembangan yang positif. Laba yang diperoleh ini menjadi bukti bahwa pengelolaan usaha berjalan dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap pengurus BUMNag dapat terus meningkatkan profesionalisme dalam mengelola usaha. Dengan pengelolaan yang baik, BUMNag diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Nagari (PAD).
“Ke depan, kita berharap BUMNag semakin profesional dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi PAD Nagari,” tambahnya.
Baca Juga : Revitalisasi BUMDes: Jalan Pulang dari Mati Suri Usaha Desa
Arahan Camat: BUMNag Harus Inovatif dan Profesional
Dalam kesempatan yang sama, Camat Tanjung Raya yang diwakili oleh Kasi PMN Randi Permana Putra, S.T., M.T. juga memberikan arahan kepada pengurus BUMNag.
Ia menegaskan bahwa BUMNag memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi di tingkat nagari. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional dan berbasis perencanaan yang matang.
“BUMNag adalah motor penggerak ekonomi nagari. Pengelolaannya harus berbasis perencanaan yang matang, administrasi yang tertib, serta mampu membaca peluang pasar,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga mendorong pengurus untuk terus melakukan inovasi usaha agar BUMNag dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Jika dikelola dengan baik, BUMNag akan menjadi pilar kemandirian ekonomi masyarakat nagari,” tambahnya.
Baca Juga : Pendamping Lokal Desa: Jejak Sunyi yang Menghidupkan Desa
Musyawarah Tetapkan Pembagian Laba
Melalui musyawarah yang berlangsung secara terbuka, peserta rapat juga menyepakati pembagian laba bersih yang diperoleh BUMNag.
Hasil musyawarah menetapkan bahwa 60 persen laba bersih akan dialokasikan untuk:
- Pendapatan Asli Nagari (PAD)
- Penambahan modal usaha BUMNag
- Dana sosial
- Dukungan bagi lembaga nagari
Sementara itu, 40 persen sisanya dialokasikan untuk pengurus, pembina, dan pengawas BUMNag sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kesepakatan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen bersama untuk memastikan bahwa keuntungan usaha BUMNag dapat memberikan manfaat yang adil bagi nagari sekaligus mendukung keberlanjutan usaha.

Rencana Pengembangan Usaha BUMNag Tahun 2026
Tidak hanya mengevaluasi kinerja tahun sebelumnya, musyawarah juga membahas rencana pengembangan usaha BUMNag untuk tahun mendatang.
Untuk program kerja tahun 2026, BUMNag Lumbuang Pintar Nagari Duo Koto menetapkan beberapa sektor usaha prioritas yang akan dikembangkan.
Beberapa di antaranya meliputi:
- penggemukan sapi
- usaha itik dan ayam petelur
- budidaya belut
- budidaya jagung
- pengembangan bawang merah
- serta pengembangan Wisata Linggai
Rencana ini diharapkan dapat memperluas peluang usaha BUMNag sekaligus membuka kesempatan ekonomi baru bagi masyarakat nagari.
Selain itu, pengurus juga menargetkan agar unit usaha yang dikembangkan mampu meningkatkan pendapatan nagari sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
BUMNag Sebagai Pilar Ekonomi Nagari
Keberadaan BUMNag Lumbuang Pintar Nagari Duo Koto menjadi salah satu upaya nyata pemerintah nagari dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Melalui berbagai unit usaha yang dijalankan, BUMNag tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata. Lebih dari itu, BUMNag juga berperan dalam menciptakan peluang usaha serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat nagari.
Karena itu, dukungan dari pemerintah nagari, lembaga nagari, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha BUMNag di masa depan.
Dengan pengelolaan yang semakin profesional dan inovatif, BUMNag diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong kemandirian ekonomi nagari.
Penulis : Surya Putra







