Semar Ndalil Menyemai Ketahanan Pangan Girikerto: Harmoni Budaya, Alam, dan Kemandirian Desa

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di lereng Merapi, Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, Sleman, Yogyakarta, terus meneguhkan jati dirinya sebagai desa yang tumbuh dengan pijakan nilai-nilai lokal. Semar Ndalil semboyan sekaligus ikon utama desa bukan sekadar rangkaian kata, melainkan napas pembangunan yang hidup dan membumi. Singkatan dari Sejahtera, Mandiri, Religius, Berbudaya dalam Lingkungan yang Lestari, Semar Ndalil menjadi penuntun arah bagi Girikerto dalam merajut masa depan tanpa meninggalkan akar budaya dan alamnya.

Patung Semar Ndalil yang berdiri kokoh menjadi simbol kearifan lokal, gotong royong, serta keteguhan warga menghadapi tantangan zaman. Dukungan Balai Budaya dan berbagai inisiatif pelestarian seni tradisi semakin menguatkan identitas Girikerto sebagai Desa Mandiri Budaya sebuah konsep pembangunan khas DIY yang menyatukan kesejahteraan, kebudayaan, dan keberlanjutan lingkungan.

Semangat itu kini terwujud nyata melalui Program Ketahanan Pangan (Ketapang) tahun 2025 yang dijalankan Kalurahan Girikerto melalui BUMDes Gerbang Merapi. BUMDes yang dinakhodai oleh Muhamad Saepudin dan berdiri sejak 2019 ini mengelola anggaran Dana Desa sebesar Rp254.000.000 (20% DD) untuk mengembangkan usaha terpadu di sektor perikanan, pertanian, dan peternakan.

Pada sektor peternakan, terdapat empat kandang ayam petelur dengan kapasitas sekitar 500 ekor per kandang, terdiri dari ayam pejantan dan betina. Ayam pejantan direncanakan untuk dijual, sementara ayam betina dimanfaatkan untuk produksi telur memberi nilai tambah ekonomi sekaligus membuka peluang usaha berkelanjutan bagi desa.

Tak jauh dari kandang ayam, lahan yang tersedia dimanfaatkan secara optimal dengan penanaman talas dan hortikultura. Talas bahkan telah dipanen dan kembali ditanam, menandai siklus produksi yang terus berlanjut. Di kawasan yang sama, unit perikanan nila dan lele dikembangkan dalam konsep pertanian terpadu yang dikemas sebagai wisata edukasi. Area ini direncanakan dibuka secara resmi untuk umum pada momentum NATARU (Natal dan Tahun Baru), menjadi ruang belajar sekaligus rekreasi berbasis ketahanan pangan.

Keseriusan Girikerto dalam menjalankan program ini mendapat perhatian melalui kunjungan monitoring dari Dinas PMK , Senin 15 Desember 2025  yang dipimpin oleh Siska Wulandari, bersama Tim TAPM yang diwakili oleh Agung Margandhi. Kedatangan tim disambut hangat oleh jajaran pengurus BUMDes Gerbang Merapi dan pamong kalurahan. Monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan ketahanan pangan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Apa yang tumbuh di Girikerto hari ini bukan hanya ayam, ikan, dan talas, tetapi juga harapan. Harapan akan desa yang sejahtera dan mandiri, religius dalam nilai, berbudaya dalam sikap, serta lestari dalam mengelola alam. Di bawah panji Semar Ndalil, Girikerto menegaskan bahwa pembangunan desa yang kuat adalah pembangunan yang berakar—pada budaya, pada lingkungan, dan pada kebersamaan warganya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 3.7 / 5. Vote count: 3

No votes so far! Be the first to rate this post.

Berita Terkait

Susu Diperas, Dahaga Dilepas: Cerita Kambing Gayamharjo
Di Balik Jalan Terjal Wukirharjo, Ketahanan Pangan Dirawat dengan Kesabaran
Bukan Sekadar Wisata, Boko Makmur Menjadi Nadi Ekonomi Bokoharjo
BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak: Dari Air Bersih hingga Ketahanan Pangan dan Wisata Desa
Ajib Santoso dan Ikhtiar Pelan tapi Pasti Membangun BUMDes Tirta Jaya Nogotirto
Budidaya Terong Jepang Jadi Andalan, BUMKal Balecatur Perkuat Ekonomi Desa
Menjaga Amanah, Menumbuhkan Harapan. Jejak BUMDes Sumbersari Merawat Energi Desa dan Ketahanan Pangan
BUMNag Lumbung Pintar Duo Koto, Model Ketahanan Pangan Berbasis Kemitraan Warga
Berita ini 77 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:45 WIB

Susu Diperas, Dahaga Dilepas: Cerita Kambing Gayamharjo

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:36 WIB

Di Balik Jalan Terjal Wukirharjo, Ketahanan Pangan Dirawat dengan Kesabaran

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:53 WIB

Bukan Sekadar Wisata, Boko Makmur Menjadi Nadi Ekonomi Bokoharjo

Senin, 2 Februari 2026 - 09:08 WIB

BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak: Dari Air Bersih hingga Ketahanan Pangan dan Wisata Desa

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:36 WIB

Ajib Santoso dan Ikhtiar Pelan tapi Pasti Membangun BUMDes Tirta Jaya Nogotirto

Berita Terbaru

Kabar BUMDes

Susu Diperas, Dahaga Dilepas: Cerita Kambing Gayamharjo

Kamis, 5 Feb 2026 - 04:45 WIB

Kabar BUMDes

Bukan Sekadar Wisata, Boko Makmur Menjadi Nadi Ekonomi Bokoharjo

Rabu, 4 Feb 2026 - 20:53 WIB