Lumbungrejo, Sleman, 17 Desember 2025 — Upaya penguatan ketahanan pangan terus dilakukan Kalurahan Lumbungrejo melalui BUMDes Lumbung Sejahtera. Tahun ini, BUMDes yang telah berbadan hukum dengan Nomor AHU-04011-AH.01.33 Tahun 2024 tersebut menerima penyertaan modal Dana Desa sebesar Rp240 juta untuk pengembangan usaha peternakan ayam petelur omega.
Direktur BUMDes Lumbung Sejahtera Isnaini Nurhidayat menjelaskan, usaha peternakan ini dikelola dengan total 1.500 ekor ayam petelur, yang terbagi dalam tiga kandang, masing-masing berkapasitas 500 ekor. Saat ini, ayam-ayam tersebut dalam masa persiapan produksi dan diperkirakan mulai bertelur dalam waktu sekitar empat minggu ke depan.
Dalam pengelolaannya, BUMDes Lumbung Sejahtera menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk proses sertifikasi telur, sebagai upaya menjaga kualitas dan meningkatkan nilai jual produk.
Kegiatan ini mendapat perhatian langsung dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman. Dalam monitoring lapangan, Kasi PPM Dinas PMK Siska Wulandari, didampingi Wahyu Hardiyanti selaku staf dan unsur TAPM Agung Margandhi, menegaskan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan penyertaan modal tersebut.
Menurutnya, penyertaan modal ketahanan pangan bukan merupakan hibah, melainkan investasi desa yang harus dikelola secara profesional dan dipertanggungjawabkan melalui musyawarah desa setiap akhir tahun, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Program ini merupakan bagian dari implementasi Kepmendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025 tentang Panduan Penggunaan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dalam Mendukung Swasembada Pangan, yang menetapkan alokasi minimal 20 persen Dana Desa untuk sektor ketahanan pangan.
Dengan pengembangan usaha ayam petelur omega ini, Kalurahan Lumbungrejo diharapkan mampu memperkuat kemandirian pangan desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.







