BUMKal SEMAR Margorejo Pertanggungjawabkan Kinerja 2025, Fokus Bangun Fondasi Ekonomi Desa Berbasis Ketahanan Pangan

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SLEMAN, YOGYAKARTA — Transparansi pengelolaan ekonomi desa kembali ditegaskan melalui Musyawarah Kalurahan Pertanggungjawaban Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) SEMAR Tahun Buku 2025 yang digelar pada Rabu, 25 Februari 2026 di Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman. Forum ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan arah pengembangan usaha desa yang kini mulai memasuki fase pembangunan ekonomi jangka panjang.

Dalam musyawarah tersebut, Pemerintah Kalurahan bersama pengurus BUMKal memaparkan capaian, tantangan, hingga strategi pengembangan usaha yang diarahkan pada sektor ketahanan pangan dan agrowisata berbasis potensi lokal.

Lurah Margorejo, Abdul Aziz Muh Ridwan, S.H, dalam sambutannya menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk komitmen tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

“BUMKal adalah instrumen ekonomi kalurahan. Karena itu pengelolaannya harus terbuka, dapat dipertanggungjawabkan, dan benar-benar memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta musyawarah.

Direktur BUMKal SEMAR, Heri Kusumawanto, S.H, dalam paparan laporan tahunan menjelaskan bahwa sepanjang 2025 BUMKal masih berada pada tahap pembangunan fondasi usaha. Fokus utama diarahkan pada pengembangan kebun klengkeng seluas tiga hektar dengan sekitar 500 tanaman serta pembangunan unit peternakan ayam petelur sebagai bagian program ketahanan pangan kalurahan.

Menurutnya, kedua unit usaha tersebut dirancang sebagai ekosistem ekonomi terintegrasi yang ke depan tidak hanya menghasilkan produk pertanian dan peternakan, tetapi juga dikembangkan menjadi kawasan agrowisata desa.

“Investasi tahun pertama memang belum menghasilkan pendapatan langsung, namun seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana dan menjadi dasar pengembangan usaha jangka panjang,” jelasnya.

Laporan juga menunjukkan bahwa BUMKal SEMAR mengelola penyertaan modal kalurahan sebesar Rp384 juta yang digunakan untuk pemeliharaan kebun klengkeng serta pembangunan infrastruktur peternakan ayam petelur. Hingga akhir tahun buku 2025, kondisi keuangan dinyatakan stabil dengan operasional berjalan sesuai perencanaan.

Ke depan, BUMKal menargetkan penyelesaian kandang ayam petelur dan mulai pemeliharaan sekitar 400 ekor ayam pada tahun 2026, sekaligus melanjutkan pemeliharaan kebun klengkeng menuju fase produktif.

Forum musyawarah juga menjadi ruang evaluasi bersama atas sejumlah tantangan yang masih dihadapi, mulai dari keterbatasan permodalan, infrastruktur akses menuju lokasi usaha, hingga kebutuhan penguatan sumber daya manusia pengelola.

Meski demikian, pemerintah kalurahan optimistis BUMKal SEMAR akan berkembang sebagai penggerak ekonomi lokal. Dengan posisi wilayah yang strategis di jalur utama Yogyakarta–Magelang, kawasan kebun klengkeng dinilai memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi destinasi agrowisata baru berbasis masyarakat.

Musyawarah pertanggungjawaban ini menegaskan satu hal: pembangunan ekonomi desa bukan proses instan, melainkan investasi sosial dan ekonomi jangka panjang yang bertumpu pada kolaborasi, transparansi, dan kepercayaan publik.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Berita Terkait

Musyawarah Kalurahan Pertanggungjawaban BUMKal Kepuhsari: Wujud Transparansi dan Komitmen Ekonomi Desa Kepuharjo
Laporan Pertanggungjawaban Bumkalma Sido Makmur Godean LKD
Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Nafas Pengelolaan BUMKal Kalimas Kalitirto
Menyalakan Kembali Denyut Pasar Desa: Saat Monitoring Menjadi Ruang Harapan di Margoagung
“Dari Semak Belukar ke Surga Edukasi Alam: Optimisme Besar BUMKal Dadi Raharja”
Menanam Harapan di Balik Greenhouse: Monev Dinas PMK Sleman Dorong BUMKal Sari Dewi Lebih Tertata dan Tumbuh
Menanam Harapan dari Caturtunggal: Ketahanan Pangan yang Bertumbuh Pelan tapi Pasti
Dinas PMK Sleman Fasilitasi 42 BUMKal Percepat Legalitas Badan Hukum
Berita ini 36 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:56 WIB

BUMKal SEMAR Margorejo Pertanggungjawabkan Kinerja 2025, Fokus Bangun Fondasi Ekonomi Desa Berbasis Ketahanan Pangan

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:35 WIB

Musyawarah Kalurahan Pertanggungjawaban BUMKal Kepuhsari: Wujud Transparansi dan Komitmen Ekonomi Desa Kepuharjo

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:09 WIB

Laporan Pertanggungjawaban Bumkalma Sido Makmur Godean LKD

Selasa, 17 Februari 2026 - 00:10 WIB

Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Nafas Pengelolaan BUMKal Kalimas Kalitirto

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:36 WIB

Menyalakan Kembali Denyut Pasar Desa: Saat Monitoring Menjadi Ruang Harapan di Margoagung

Berita Terbaru

Kabar BUMDes

Laporan Pertanggungjawaban Bumkalma Sido Makmur Godean LKD

Selasa, 17 Feb 2026 - 13:09 WIB