BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak: Dari Air Bersih hingga Ketahanan Pangan dan Wisata Desa

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak

Kantor BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak

Agam, Sumatera Barat – BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak adalah badan usaha milik desa atau nagari yang berada di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat. BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak tumbuh sebagai Badan Usaha Milik Nagari yang bergerak bertahap, terencana, dan berpijak pada kebutuhan masyarakat. Berawal dari pengelolaan air bersih, BUMNag ini terus mengembangkan unit usaha ke sektor pertanian, ketahanan pangan, hingga wisata desa. Perjalanan ini menunjukkan bahwa BUMNag dapat menjadi motor penggerak ekonomi nagari bila dikelola dengan tata kelola dan manajemen yang baik.

Memulai dari Kebutuhan Dasar: Pengelolaan Air Bersih

Langkah awal BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak dimulai dari pengelolaan air bersih, kebutuhan pokok masyarakat. Unit usaha ini dikelola secara tertib melalui pendataan pelanggan, sistem distribusi, serta pencatatan administrasi yang jelas.

Manajemen pelanggan menjadi fondasi utama. Dengan pelayanan yang konsisten dan transparan, kepercayaan masyarakat tumbuh. Air bersih tidak hanya menjadi layanan sosial, tetapi juga unit usaha nagari yang berkelanjutan dan menopang operasional BUMNag.

Menjawab Kebutuhan Petani melalui Unit Usaha Saprodi

Melihat potensi dan kebutuhan nagari yang kuat di sektor pertanian, BUMNag kemudian membuka unit usaha sarana produksi pertanian (saprodi). Penyediaan pupuk, pestisida, dan kebutuhan pertanian lainnya membantu petani mendapatkan akses yang lebih mudah dan terjangkau.

Unit usaha ini menjaga perputaran ekonomi tetap berada di nagari, sekaligus memperkuat posisi BUMNag sebagai mitra petani dalam mendukung produktivitas pertanian lokal.

unit usaha saprodi BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak

Unit Usaha Penjualan Saprodi BUMNag Lubuak Bakilek Malam

Ketahanan Pangan melalui Ayam Petelur KUB

Pengembangan usaha BUMNag tidak berhenti di sektor jasa dan perdagangan. BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak juga mengembangkan unit usaha ketahanan pangan ayam petelur KUB, sebagai respon atas kebutuhan pangan dan peluang ekonomi yang berkelanjutan.

Unit usaha ini dijalankan dengan pola kemitraan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Saiyo Koto Kaciak. Pola kemitraan ini membagi peran secara jelas: kelompok mengelola pemeliharaan ayam petelur, sementara BUMNag berperan dalam manajemen usaha dan penjualan telur ayam.

Telur hasil produksi dipasarkan melalui BUMNag, sehingga rantai distribusi menjadi lebih singkat dan nilai tambah tetap berada di nagari. Model ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan lokal, tetapi juga meningkatkan peran perempuan dalam ekonomi nagari.

Penjualan Telur Ayam BUMNag Lubuak Bakilek Malam

Penjualan Telur Ayam BUMNag Lubuak Bakilek Malam

Melangkah ke Wisata Desa: Glamping dan Kolam Renang

Seiring meningkatnya kapasitas usaha, BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak mulai mengelola unit wisata desa, berupa glamping dan kolam renang milik nagari. Kolam renang dikelola secara profesional, tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi.

Selain tiket masuk, pengelolaan makanan dan minuman turut dikembangkan. Usaha ini membuka peluang pendapatan tambahan dan memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kolam Renang BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak

Kegiatan di Kolam Renang BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak

Peran Pemuda Desa dengan Sistem Kerja Bergilir

Unit wisata dikelola dengan melibatkan pemuda desa melalui sistem kerja bergilir atau shift. Setiap pemuda memiliki pembagian tugas dan uraian kerja yang jelas, mulai dari kebersihan kolam, pengelolaan tiket, hingga penjualan makanan dan minuman.

Sistem ini menciptakan lapangan kerja sekaligus menjadi ruang belajar kerja dan tanggung jawab bagi generasi muda nagari.

Tata Kelola sebagai Kunci Keberlanjutan BUMNag

Keberhasilan BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak bertumpu pada tata kelola yang bertahap dan realistis. Setiap unit usaha dikembangkan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan, bukan sekadar mengikuti tren. Transparansi dan partisipasi masyarakat menjaga kepercayaan terhadap BUMNag.

Refleksi untuk Kemandirian Ekonomi Nagari

Dari air bersih, saprodi, ketahanan pangan, hingga wisata desa, BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak menunjukkan bahwa kemandirian ekonomi nagari dapat dibangun dari langkah-langkah sederhana namun konsisten.

Mari Menguatkan BUMNag Nagari

Mari kita dukung dan perkuat BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak agar terus berkembang. Dengan tata kelola yang baik, kemitraan masyarakat, serta dukungan nagari, BUMNag dapat menjadi pilar ekonomi yang berkelanjutan dan membanggakan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Penulis : Surya Putra

Berita Terkait

Susu Diperas, Dahaga Dilepas: Cerita Kambing Gayamharjo
Di Balik Jalan Terjal Wukirharjo, Ketahanan Pangan Dirawat dengan Kesabaran
Bukan Sekadar Wisata, Boko Makmur Menjadi Nadi Ekonomi Bokoharjo
Ajib Santoso dan Ikhtiar Pelan tapi Pasti Membangun BUMDes Tirta Jaya Nogotirto
Budidaya Terong Jepang Jadi Andalan, BUMKal Balecatur Perkuat Ekonomi Desa
Menjaga Amanah, Menumbuhkan Harapan. Jejak BUMDes Sumbersari Merawat Energi Desa dan Ketahanan Pangan
BUMNag Lumbung Pintar Duo Koto, Model Ketahanan Pangan Berbasis Kemitraan Warga
Bimtek Pemeringkatan BUMKal Sleman Dorong Profesionalisme dan Kemandirian Desa
Berita ini 21 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:45 WIB

Susu Diperas, Dahaga Dilepas: Cerita Kambing Gayamharjo

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:36 WIB

Di Balik Jalan Terjal Wukirharjo, Ketahanan Pangan Dirawat dengan Kesabaran

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:53 WIB

Bukan Sekadar Wisata, Boko Makmur Menjadi Nadi Ekonomi Bokoharjo

Senin, 2 Februari 2026 - 09:08 WIB

BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak: Dari Air Bersih hingga Ketahanan Pangan dan Wisata Desa

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:36 WIB

Ajib Santoso dan Ikhtiar Pelan tapi Pasti Membangun BUMDes Tirta Jaya Nogotirto

Berita Terbaru

Kabar BUMDes

Susu Diperas, Dahaga Dilepas: Cerita Kambing Gayamharjo

Kamis, 5 Feb 2026 - 04:45 WIB

Kabar BUMDes

Bukan Sekadar Wisata, Boko Makmur Menjadi Nadi Ekonomi Bokoharjo

Rabu, 4 Feb 2026 - 20:53 WIB