Menjaga Amanah, Menumbuhkan Harapan. Jejak BUMDes Sumbersari Merawat Energi Desa dan Ketahanan Pangan

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pagi di Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Sleman, selalu diawali dengan denyut kehidupan yang tenang namun pasti. Hamparan sawah yang hijau, lalu lintas warga yang singgah di Pertashop desa, hingga aktivitas masyarakat yang kian bergeliat, menjadi penanda bahwa roda ekonomi desa terus berputar. Di balik dinamika itu, ada satu nama yang perlahan namun konsisten menjadi penggeraknya: BUMDes “AMANAH” Sumbersari.

Bagi BUMDes Amanah, nama bukan sekadar identitas, melainkan nilai yang dijaga. Amanah berarti kepercayaan, dan kepercayaan itulah yang selama bertahun-tahun dirawat melalui kerja nyata, pengelolaan yang profesional, serta keterbukaan kepada masyarakat. Sejak awal berdiri, BUMDes ini memposisikan diri bukan hanya sebagai badan usaha, tetapi sebagai instrumen sosial-ekonomi yang tumbuh bersama warga desa.

Di balik operasional BUMDes Amanah, berdiri jajaran pengurus yang solid dan berpengalaman. Berdasarkan data kepengurusan tahun 2022, tongkat kepemimpinan dipegang oleh Albertus Purwowinarto sebagai Direktur, dengan dukungan Marsudi sebagai Sekretaris dan Tri Hartono Paulus sebagai Bendahara. Fungsi pengawasan dijalankan oleh H. Ridwanto dan Andri Yunanto Nugroho, memastikan roda organisasi berjalan pada rel transparansi dan akuntabilitas.

Prinsip keterbukaan tidak berhenti pada tataran administrasi. Setiap perkembangan usaha dan kondisi keuangan BUMDes selalu dilaporkan secara terbuka melalui Musyawarah Kalurahan. Forum ini menjadi ruang dialog sekaligus pertanggungjawaban kepada masyarakat. Tak heran, laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahunan BUMDes Amanah selalu diterima tanpa syarat, disertai apresiasi dari forum musyawarah sebuah indikator kuat kepercayaan publik yang terus terjaga.

Unit usaha yang dijalankan BUMDes Amanah tumbuh secara bertahap namun pasti. SPBU Pertashop dan Agen LPG Bersubsidi (Gas Melon) menjadi fondasi usaha yang selama bertahun-tahun memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes). Stabilitas kinerja dua unit ini tidak hanya memperkuat struktur keuangan BUMDes, tetapi juga memastikan akses energi yang lebih mudah bagi masyarakat.

Keberhasilan ini tidak membuat BUMDes Amanah berpuas diri. Justru dari pijakan yang kuat itulah, keberanian untuk melangkah lebih jauh tumbuh menuju sektor yang lebih dekat dengan denyut kehidupan warga desa: ketahanan pangan.

Memasuki tahun 2025, kepercayaan kembali diberikan kepada BUMDes Amanah melalui penyertaan modal sebesar Rp 294.167.000,-. Dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan pertanian padi dan peternakan kambing, dua sektor yang sangat relevan dengan karakter agraris Kalurahan Sumbersari.

Sekitar 10 hektare lahan sawah kini dikelola dengan optimisme tinggi. Kesuburan tanah Sumbersari menjadi modal alam yang diyakini mampu menghasilkan panen yang melimpah. Sementara itu, usaha peternakan kambing dikembangkan di kawasan yang tidak jauh dari Pertashop desa. Penempatan ini bukan tanpa alasan. Menurut Direktur BUMDes Amanah, pengelolaan usaha dalam satu kawasan terpadu akan memudahkan pengawasan, efisiensi operasional, sekaligus menciptakan ekosistem usaha yang saling mendukung.

Dalam  kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Dinas PMK bersama Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM), optimisme selalu terasa kuat. Meski jajaran pengurus BUMDes Amanah bukan berasal dari generasi muda, semangat yang mereka bawa justru menjadi energi utama. Pengalaman, ketekunan, dan kesabaran menjelma menjadi modal sosial yang tak ternilai.

Hasilnya nyata. Usaha yang dijalankan terus berkembang, kepercayaan masyarakat kian menguat, dan peran BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa semakin terasa. BUMDes Amanah membuktikan bahwa usia bukan batasan untuk berinovasi, selama ada komitmen dan rasa tanggung jawab terhadap amanah yang diemban.

Perjalanan BUMDes Amanah Sumbersari adalah kisah tentang konsistensi dan kepercayaan. Dari energi desa hingga ketahanan pangan, dari laporan yang transparan hingga usaha yang memberi manfaat nyata, semua dirajut dalam satu semangat: menumbuhkan kemandirian ekonomi desa.

Di lahan-lahan subur Sumbersari dan di tengah aktivitas warga yang terus bergerak, BUMDes Amanah menanam lebih dari sekadar padi dan ternak. Ia menanam harapan, bahwa desa dengan pengelolaan yang jujur dan profesional mampu berdiri tegak, mandiri, dan berdaulat atas masa depannya sendiri.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Berita Terkait

Susu Diperas, Dahaga Dilepas: Cerita Kambing Gayamharjo
Di Balik Jalan Terjal Wukirharjo, Ketahanan Pangan Dirawat dengan Kesabaran
Bukan Sekadar Wisata, Boko Makmur Menjadi Nadi Ekonomi Bokoharjo
BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak: Dari Air Bersih hingga Ketahanan Pangan dan Wisata Desa
Ajib Santoso dan Ikhtiar Pelan tapi Pasti Membangun BUMDes Tirta Jaya Nogotirto
Budidaya Terong Jepang Jadi Andalan, BUMKal Balecatur Perkuat Ekonomi Desa
BUMNag Lumbung Pintar Duo Koto, Model Ketahanan Pangan Berbasis Kemitraan Warga
Bimtek Pemeringkatan BUMKal Sleman Dorong Profesionalisme dan Kemandirian Desa
Berita ini 59 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:45 WIB

Susu Diperas, Dahaga Dilepas: Cerita Kambing Gayamharjo

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:36 WIB

Di Balik Jalan Terjal Wukirharjo, Ketahanan Pangan Dirawat dengan Kesabaran

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:53 WIB

Bukan Sekadar Wisata, Boko Makmur Menjadi Nadi Ekonomi Bokoharjo

Senin, 2 Februari 2026 - 09:08 WIB

BUMNag Lubuak Bakilek Malam Koto Kaciak: Dari Air Bersih hingga Ketahanan Pangan dan Wisata Desa

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:36 WIB

Ajib Santoso dan Ikhtiar Pelan tapi Pasti Membangun BUMDes Tirta Jaya Nogotirto

Berita Terbaru

Kabar BUMDes

Susu Diperas, Dahaga Dilepas: Cerita Kambing Gayamharjo

Kamis, 5 Feb 2026 - 04:45 WIB

Kabar BUMDes

Bukan Sekadar Wisata, Boko Makmur Menjadi Nadi Ekonomi Bokoharjo

Rabu, 4 Feb 2026 - 20:53 WIB