BUMDes Amarta, Ikon Sukses BUMDes di Daerah Istimewa Yogyakarta

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di antara deretan BUMDes di Daerah Istimewa Yogyakarta, BUMDes Amarta menempati posisi istimewa. Ia bukan sekadar berjalan, tetapi melaju kencang sebagai BUMDes sukses dan pionir, dengan kelembagaan yang kuat serta unit usaha yang nyata memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).

Dari pengelolaan sampah terpadu, penggilingan padi, hingga kolam renang desa yang ramai dikunjungi, BUMDes Amarta membuktikan bahwa desa mampu mengelola usaha secara profesional. Tidak berlebihan jika BUMDes ini kerap menjadi tujuan studi tiru dari hampir seluruh penjuru Indonesia, menjadikannya ikon BUMDes unggulan di Sleman ,  Yogyakarta.

Pada tahun 2025, BUMDes Amarta kembali menunjukkan konsistensinya dengan menerima penyertaan modal sebesar Rp345.246.000,- yang difokuskan pada program ketahanan pangan. Dana tersebut dimanfaatkan untuk budidaya pepaya, cabai, ubi ungu, dan melon komoditas strategis yang tidak hanya berorientasi produksi, tetapi juga terhubung langsung dengan pasar.

Sebagian hasil pertanian ketahanan pangan bahkan telah memasok Dapur MBG melalui kerja sama dengan Koperasi Dapur Mataram. Sementara itu, komoditas melon menjadi daya tarik tersendiri. Dengan konsep unik “metik sendiri, nimbang sendiri, dan bayar sendiri”, kebun melon BUMDes Amarta sukses menarik perhatian masyarakat. Tak heran, dengan harga melon yang kini mencapai Rp40.000 per kilogram, unit usaha ini menjadi salah satu primadona.

Pagi itu, suasana BUMDes Amarta terasa berbeda. Monitoring dan Evaluasi BUMDes Kabupaten Sleman terjadwal dilaksanakan di lokasi ini. BUMDes yang dinahkodai Agus Setyanto, S.Sos figur yang dikenal memiliki jejaring luas hingga tingkat Kementerian Desa menyambut rombongan dengan penuh antusias. Kedekatan jejaring dan rekam jejak panjang menjadikan BUMDes Amarta kerap memperoleh berbagai dukungan pengembangan usaha.

Kedatangan Tim Monitoring dan Evaluasi yang dipimpin oleh Siska Wulandari, S.Kom., MM dari Dinas PMK Kabupaten Sleman, bersama unsur TAPM Agung Margandhi, SE., MM, disambut meriah. Hampir seluruh elemen hadir: jajaran Kapanewon, Dinas Pertanian, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah, BPKal, pamong desa, KWT, kelompok tani, petani milenial, hingga pendamping desa.

Menariknya, sebelum menelaah aspek administrasi, tim monitoring terlebih dahulu diajak meninjau langsung unit-unit usaha. Seluruh unit pertanian, perkebunan, kolam renang, pengelolaan sampah, hingga penggilingan padi terintegrasi dalam satu kawasan. Konsep ini memudahkan tim untuk melihat secara nyata bagaimana roda usaha BUMDes bergerak dan saling mendukung.

Dalam sambutannya, Lurah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran tim monitoring sebagai bentuk kontrol sekaligus pembinaan dari pemerintah. Ia juga menegaskan kebanggaannya terhadap BUMDes Amarta yang telah mengharumkan nama desa, dengan kunjungan studi tiru dari hampir seluruh pulau di Indonesia. Ke depan, pemerintah desa berkomitmen terus mengembangkan BUMDes secara maksimal sesuai potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki.

Sementara itu, Siska Wulandari berpesan agar BUMDes Amarta tetap menjaga komitmen dan amanah. Menurutnya, keberhasilan BUMDes harus terus dijaga agar tujuan utamanya menyejahterakan masyarakat desa tetap menjadi orientasi utama.

Dari unsur TAPM, Agung Margandhi menekankan pentingnya peningkatan tata kelola manajemen yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Di era digitalisasi yang bergerak cepat, BUMDes dituntut tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga cakap dalam pemanfaatan teknologi agar tidak tertinggal.

Monitoring dan evaluasi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan refleksi bersama bahwa BUMDes Amarta telah menjadi bukti nyata: desa mampu mandiri, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus menjadi inspirasi bagi BUMDes lain di Indonesia.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 3

No votes so far! Be the first to rate this post.

Berita Terkait

BUMNag Lumbuang Pintar Duo Koto Bukukan Laba Rp32 Juta, Siapkan Pengembangan Usaha hingga Wisata Linggai
Bumkalma Mlati Adi Sejahtera LKD Bukukan Surplus Rp234 Juta, MAK Tutup Buku 2025 Tegaskan Komitmen Transparansi
Kemendesa PDTT Sosialisasikan SOP Helpdesk Pendaftaran Badan Hukum BUM Desa
BUMKal Rejo Manunggal Sidorejo Mulai Bangun Kemandirian Ekonomi Desa Melalui Usaha Peternakan Ayam Petelur
Rintik Hujan Iringi Muskal Umbulharjo: BUMKal Maju Raharjo Mantapkan Langkah Ekonomi Lereng Merapi
BUMKal SEMAR Margorejo Pertanggungjawabkan Kinerja 2025, Fokus Bangun Fondasi Ekonomi Desa Berbasis Ketahanan Pangan
Musyawarah Kalurahan Pertanggungjawaban BUMKal Kepuhsari: Wujud Transparansi dan Komitmen Ekonomi Desa Kepuharjo
Laporan Pertanggungjawaban Bumkalma Sido Makmur Godean LKD
Berita ini 133 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:58 WIB

BUMNag Lumbuang Pintar Duo Koto Bukukan Laba Rp32 Juta, Siapkan Pengembangan Usaha hingga Wisata Linggai

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:53 WIB

Bumkalma Mlati Adi Sejahtera LKD Bukukan Surplus Rp234 Juta, MAK Tutup Buku 2025 Tegaskan Komitmen Transparansi

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:53 WIB

Kemendesa PDTT Sosialisasikan SOP Helpdesk Pendaftaran Badan Hukum BUM Desa

Senin, 2 Maret 2026 - 18:28 WIB

BUMKal Rejo Manunggal Sidorejo Mulai Bangun Kemandirian Ekonomi Desa Melalui Usaha Peternakan Ayam Petelur

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:56 WIB

BUMKal SEMAR Margorejo Pertanggungjawabkan Kinerja 2025, Fokus Bangun Fondasi Ekonomi Desa Berbasis Ketahanan Pangan

Berita Terbaru